Konsultasi Jabodetabek : +62 821-4664-5837
Konsultasi Luar Jabodetabek : +62 822-1978-8877

Sudah Siap Merencanakan Desain Rumah? Ini Gambaran Awal Tentang Budget Pembangunan yang Perlu Anda Ketahui!

Sudah Siap Merencanakan Desain Rumah? Ini Gambaran Awal Tentang Budget Pembangunan yang Perlu Anda Ketahui!

  09 Februari 2021
Oleh Fairus Rizki Nurrahmawati, S.Ars

Sudahkah Anda siap merencanakan desain rumah? Sejauh apa persiapan Anda dalam merencanakan desain rumah? Sudahkah Anda mengetahui gambaran awal dari budget pembangunan? Jika belum, jangan khawatir karena di artikel kali ini Emporio Architect akan menjawab pertanyaan-pertanyaan Anda mengenai hal-hal yang harus diketahui terkait gambaran awal budgeting pembangunan serta faktor apa saja yang mempengaruhi besar kecilnya budget pembangunan dalam desain rumah tinggal.

1. Berdasarkan style bangunan yang digunakan

Seperti yang telah dibahas di artikel sebelumnya, pilihan style bangunan secara tidak langsung bisa mempengaruhi mahal tidaknya budget pembangunan. Dengan besaran yang sama, rumah A yang bergaya modern tentunya memiliki biaya pembangunan yang lebih rendah dibandingkan rumah B yang bergaya klasik. Ada kalanya rumah bergaya modern jadi lebih mahal dari rumah bergaya klasik jika rumah modern punya banyak bukaan kaca besar dan rumah klasik itu juga lebih sederhana. Hal yang sama juga berlaku pada rumah C yang bergaya villa Bali minimalis, dimana biaya pembangunannya lebih murah dari rumah D yang memakai style villa Bali mewah dengan banyak ornamen dan pilar pada eksteriornya. Semakin menawan, mewah dan megah fasad rumahnya, tentu biaya pembangunan yang dikeluarkan akan semakin mahal.

2. Berdasarkan pilihan material pada bangunan

Biaya pembangunan sangat dipengaruhi dengan pilihan material yang digunakan pada bangunan. Rumah tinggal yang eksteriornya hanya difinishing dengan cat tentu biayanya jauh lebih murah daripada rumah tinggal yang eksteriornya difinishing dengan batu alam dan kayu. Bahkan walau sama-sama batu alam, nyatanya harga travertin jauh lebih mahal daripada marmer dan granit. Rumah dengan banyak bukaan kaca berukuran besar jelas memiliki biaya pembangunan yang lebih mahal dibandingkan dengan rumah yang minim bukaan.

3. Berdasarkan tingkat/lantai bangunan

Jumlah tingkat atau lantai bangunan jelas mempengaruhi budget pembangunan. Dengan besaran atau luas bangunan yang sama, rumah tinggal dengan 3 lantai tentu biaya pembangunannya lebih mahal daripada rumah tinggal dengan 1 lantai atau tanpa tingkatan. Dilain pihak, rumah dengan banyak tingkat jelas mampu menampung lebih banyak ruangan bahkan di lahan yang relatif kecil.

4. Berdasarkan pilihan alat transportasi vertikal

Selain tingkat/jumlah lantai bangunan, alat transportasi vertikal yang digunakan pada bangunan itu juga mempengaruhi besarnya biaya pembangunan yang harus dikeluarkan. Walau memiliki luasan dan tingkat bangunan yang sama, rumah A yang menggunakan lift untuk mengakses tiap lantai jelas membuat pemiliknya mengeluarkan kocek yang lebih banyak dibanding rumah B yang hanya difasilitasi dengan tangga. Jikalau sama-sama menggunakan tangga, biaya pembangunannya juga berbeda-beda tergantung bentuk, desain dan finishing tangga itu sendiri.

5. Berdasarkan kelengkapan fasilitas pada bangunan

Biaya pembangunan juga tergantung pada kelengkapan fasilitas yang tersedia. Rumah tinggal yang dilengkapi dengan kolam renang dan rooftop membutuhkan kocek yang lebih banyak daripada rumah tanpa kolam renang. Tak hanya itu, rumah dengan kolam renang berukuran besar juga tentu mengeluarkan biaya yang berbeda dengan rumah yang memiliki kolam air mancur atau kolam ikan.

6. Berdasarkan kerumitan struktur dan konstruksi

Dari segi struktur dan konstruksi, makin rumit maka makin besar pula biaya yang perlu dikeluarkan saat pembangunan. Rumah tinggal dengan permainan levelling, memiliki basement, mezzanine hingga split level tentu biaya pembangunannya akan jauh lebih mahal daripada rumah biasa yang tidak memiliki basement, mezzanine dan split level. Hal ini sebabkan karena rumah yang memiliki basement, mezzanine atau split level punya tingkat kerumitan struktur dan konstruksi yang lebih tinggi dimana jenis dan cara pemasangan pondasi, dinding dan lantainya pun berbeda. Bangunan yang dalam pembuatannya memakai banyak baja, semen dan lainnya jelas akan jadi lebih mahal.

7. Berdasarkan besaran bangunan

Satu hal yang pasti diketahui banyak orang, besaran atau luasan total bangunan jelas berpengaruh langsung pada besaran biaya pembangunan yang akan dikeluarkan nantinya. Bangunan dengan luas diatas 1000 m2 tentu akan biaya pembangunannya akan jauh lebih mahal dibanding bangunan dengan total luas 600 m2. Bangunan berukuran besar tak hanya menghabiskan banyak biaya saat pembangunan, tapi harga desainnya juga lebih mahal dibandingkan bangunan berukuran kecil.

8. Berdasarkan ketersediaan material

Selain faktor internal seperti yang telah dijelaskan di atas, faktor eksternal seperti ketersediaan material atau jauh dekatnya letak toko bahan bangunan juga mempengaruhi biaya pembangunan. Pasalnya, biaya pembangunan akan melonjak naik apabila material sulit dicari atau letak toko bahan bangunannya cukup jauh dari lahan, mengharuskan Anda membeli material di tempat yang jauh sehingga Anda perlu merogoh kocek lebih dalam untuk membayar biaya jasa angkut material.

9. Berdasarkan akses transportasi menuju lahan

Masih berhubungan dengan material bangunan, akses transportasi ke lahan juga mempengaruhi biaya pembangunan. Bila jalan menuju lahan sulit diakses oleh truk yang mengangkut material, maka biaya mobilisasi bahan jelas jadi lebih mahal karena Anda mungkin akan mengeluarkan biaya tambahan untuk membayar jasa angkut material dengan tenaga manusia dan semacamnya.

10. Berdasarkan fasilitas pendukung

Fasilitas pendukung disekitar lahan yang kurang memadai seperti minimnya akses listrik, air tanah dan sebagainya secara tidak langsung juga akan membebani biaya pembangunan karena Anda jadi perlu menyewa mesin diesel, membeli air bersih dan sebagainya sepanjang masa pembangunan.

11. Berdasarkan kondisi tanah

Kondisi dan jenis tanah pada lahan juga mempengaruhi besaran biaya pembangunan yang perlu dikeluarkan. Jika pada lahan kedalaman tanah keras lebih dari 1,5 meter maka pondasi bore pile atau tiang pancang-lah yang mungkin digunakan, dimana proses pemasangan pondasi bore pile ini akan memakan biaya yang lebih besar ketimbang pondasi batu kali. Tak hanya itu, jika kondisi tanahnya miring (lereng curam) maka sistem cut and fill perlu dilakukan untuk mendapat tanah datar dimana biaya pembangunan akan membengkak akibat penyewaan alat berat dan lainnya.

12. Berdasarkan wilayah atau daerah

Sama halnya dengan poin nomor 8, 9 dan 10, pembangunan di wilayah tertentu seperti Kalimantan, Maluku, Papua, dan daerah terpencil seperti di pedalaman hutan atau di pegunungan jelas akan memakan biaya yang lebih mahal karena biaya distribusi material pembangunan dibandingkan dengan pembangunan yang dilakukan di kota-kota besar dengan sarana prasarana yang memadai.

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat diketahui bahwa ada banyak sekali faktor yang mempengaruhi besar kecilnya biaya pembangunan. Karenanya bila Anda ingin membangun rumah dengan budget yang relatif hemat, maka perhitungkan semua aspek dan rencanakan sebaik mungkin. Namun bila Anda ingin fokus membangun rumah tinggal berkualitas yang estetik, eksklusif dan memiliki nilai agar bisa dijual dengan harga tinggi, maka desain rumahnya tentu harus baik dimana biaya pembangunan lebih besar. Kembali lagi kepada Anda, apakah Anda tipe yang mengutamakan biaya murah ataukah Anda pribadi berselera tinggi yang mementingkan kualitas agar rumah bisa dijual dengan harga tinggi?

Dari artikel ini, Anda jadi mengetahui faktor yang mempengaruhi banyak sedikitnya uang yang dikeluarkan saat pembangunan sehingga kini Anda memiliki gambaran awal terkait budgeting. Bila dirasa bingung dalam memperkirakan dan mengatur budgeting biaya pembangunan, hubungi saja konsultan arsitek professional seperti Emporio Architect untuk konsultasi lebih. Nantinya, Emporio Architect akan membuatkan konsep desain rumah dan rancangan anggaran biaya sehingga Anda pun mendapat gambaran yang lebih detail mengenai desain bangunan dan perkiraan budget.

Baca Juga:
Kini Giliran Anda untuk Membahagiakan Keluarga dengan merencanakan Desain Rumah yang Sehat, Aman, Indah & Nyaman
KONSULTASI DENGAN CS KAMI

Konsultasi Jabodetabek

Konsultasi Luar Jabodetabek

Form Order

Alamat Kantor Jakarta

DBS Bank Tower Lantai 28, Ciputra World Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5 Jakarta 12940
Jasa Arsitek Jakarta
Google Map Emporio Architect Jakarta

Alamat Kantor Bali

Jl. Tukad Unda VIII No.8A, Panjer, Kec. Denpasar Sel., Kota Denpasar, Bali 80234
Jasa Arsitek Bali
Google Map Emporio Architect Bali

Alamat Kantor Bandung

Jl. Pasir Huni Raya No.05 RT 01 RW 09, Kelurahan Regol, Kecamatan Ancol, Kota Bandung, Jawa Barat 40254
Jasa Arsitek Bandung
Google Map Emporio Architect Bandung

Alamat Kantor Yogyakarta

Antologi Collaboractive Space Tawangsari CT II, Gg. Gayamsari II No.9C, Karang Wuni, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581
Jasa Arsitek Yogyakarta
Google Map Emporio Architect Jogja

Alamat Kantor India

World Trade Centre, Lantai 22, Brigade Gateway Campus Unit no 2201, No26/ 1, Dr.RajKumar Road, Malleswaram(W) Bangalore 560055
Architect in Bangalore - India
Google Map Emporio Architect India

Ikuti Kami

Emporio Architect adalah Perusahaan Jasa Arsitek yang berkantor di Jakarta, Bandung, Jogja, Bali dan India, cakupan pelayanan seluruh Dunia, bisa 100% online.

Hubungi Kami
Konsultasi Jabodetabek : +6282146645837
Konsultasi Luar Jabodetabek : +6282219788877
Penawaran dan Kerja Sama : +6288809690854
Kritik, Saran dan Pengaduan : +6282146847758

Konsultasi : infoCHARACTER SEQUENCE@emporioarchitect.com
Penawaran : penawaranCHARACTER SEQUENCE@emporioarchitect.com

          Chat