Mengapa perlu jasa arsitek?

Mengapa perlu jasa arsitek?

Sebagian orang mungkin tidak berpikir panjang sebelum membangun property, langsung bangun, yang penting bisa ditempati. Hal ini sebenarnya sah-sah saja apalagi jika budget pada saat itu sangat terbatas sehingga tidak memikirkan kualitas. Namun jika Anda berpikir lebih mendalam, Anda sebenarnya dapat membuat suatu property yang lebih berkualitas, lebih bernilai, dan lebih sesuai dengan kehidupan Anda meski dengan budget pembangunan yang sama. Bagaimana caranya?

Berkonsultasilah dengan jasa arsitek profesional, karena dengan jasa arsitek yang profesional, Anda akan mendapatkan berbagai informasi penting mengenai desain rumah hingga pembangunan, serta mendapatkan sebuah rancang desain yang sesuai dengan kebutuhan. Jika tanpa jasa arsitek terkadang banyak space / ruang lahan yang terbuang, adanya gang-gang sempit, adanya ruang tanpa mendapat akses udara dan cahaya yang semestinya, adanya kesalahan tata letak, dsb.nya.

Apakah itu menjadi permasalahan besar?

Tentu. Property atau rumah yang salah perencanaan dapat mendatangkan becana dan atau kerugian di kemudian hari. Berikut ini bahaya dari salah perencanaan dalam pembangunan property atau rumah:

  1. Pemborosan akibat salah desain. Ini biasanya terjadi jika klien hanya menggunakan jasa tukangan tanpa ada berkonsultasi dengan jasa arsitek, jasa pengawas. Karena tukang di Indonesia pada umumnya (tidak semua) memiliki tingkat pengetahuan dan pendidikan yang minim, sehingga memberikan perhitungan atau keterangan yang tidak lengkap atau malah keliru. Ada juga tukang yang tidak dapat menyelesaikan kontruksi akibat tidak bisa memberikan perencanaan yang tepat. Tanpa perencanaan yang tepat dari sang arsitek profesional, biaya suatu pembangunan property dapat membengkak drastis. Jika klien tidak memiliki dana "kaget" maka sangat besar kemungkinannya proyek akan macet ditengah jalan alias mangkrak.
  2. Terjadinya kesalahan struktur (Pondasi, Kolom, Balok, Pembesian, dll). Jika tidak menggunakan jasa arsitek, kemungkinan besar klien akan menerapkan  pembangunan yang membahayakan klien itu sendiri. Dengan struktur yang asal-asalan, bisa saja property Anda tidak bertahan lama atau bahkan roboh ketika ada goncangan sedikit saja. Property yang dirancang oleh arsitek berpengalaman akan mencegah berbagai permasalahan teknis yang biasanya terjadi di lapangan. Misalnya untuk menghindari terjadinya kesalahan struktur, sang arsitek yang baik selalu berdiskusi dengan ahli struktur berpengalaman.
  3. Pembongkaran akibat ketidak-sesuaian maksud pemilik. Tanpa gambar konsep denah dan gambar teknis yang lengkap, sangat riskan memicu kesalah pahaman antara klien dengan tukang atau pemborong atau kontraktor. Klien bermaksud hasilnya A si pelaksana membangun dengan hasil B. Jika hal ini terjadi klien hanya punya 2 pilihan. Pasrah dan meratapi hasilnya atau terpaksa membongkar dan membangun ulang. Hal ini sangatlah merugikan waktu, uang, dan tenaga, jauh lebih besar daripada biaya untuk menggunakan jasa arsitek.
  4. Property yang tidak nyaman. Bagaimana perasaan Anda jika memiliki rumah atau property yang tidak nyaman dari sisi tata ruang yang sembraut dan tidak karuan? Kemungkinan besar Anda akan merasa tidak betah tinggal berlama-lama di tempat itu ataupun hidup Anda jadi tidak efektif dan tidak efisien. Kalo sudah begini, bukankah sia-sia rasanya investasi besar Anda?
  5. Property yang jelek dan tidak berestetika. Apakah Anda ingin membangun rasa bangga atau rasa malu? Itu tergantung klien. Untuk memiliki rumah atau property yang cantik dan membanggakan, klien sangat memerlukan bantuan dari jasa arsitek berpengalaman.
  6. Dibangun mahal, dijual tidak laku. Hal ini sering terjadi jika klien hanya ingin cepat mendapat cash flow dengan membuat property secara cepat tapi direncanakan dengan asal-asalan tanpa konsultan arsitek. Mungkin saja klien diberikan informasi biaya yang kemahalan dari apa yang seharusnya, namun, biaya mahal tersebut tidak diimbangin dengan value atau nilai yang dihasilkan. Seberapapun mahal dan besarnya investasi property Anda, jika strukturnya salah atau tidak aman, tata ruangnya amburadul, estetikanya kurang atau tampilannya jelek, maka siap-siap property tersebut tidak laku dijual ataupun harus dijual dengan banting harga.
  7. Hemat tidak menggunakan jasa arsitek, tapi boros renovasi di sana-sini. Anda mungkin bisa saja hemat beberapa persen (persentase arsitek biasanya kurang lebih 5% dari nilai RAB), namun property yang dibangun tanpa perencanaan matang dari arsitek biasanya rentan menimbulkan masalah. Masalah-masalah yang muncul bahkan bisa menggerus keuangan Anda jauh lebih banyak. Misalkan ada kesalahan struktural, maka mau tidak mau Anda harus renovasi demi keselamatan Anda dan keluarga, biayanya bisa mencapai lebih dari 50% dari dana sebelumnya yang sudah dikeluarkan. Apakah bijak mempertaruhkan segalanya hanya demi hemat sedikit? Ini kembali kepada Anda.

Coba bayangkan berapa besar uang yang dikeluarkan untuk membangun property atau rumah, jika salah perencanaan, bisa membuat kerugian besar. Jasa arsitek mungkin terlihat mahal, tapi ingatlah di sebuah desain hasil arsitek berpengalaman dapat memberikan keamanan, kenyamanan, keindahan, kesesuaian, dan nilai investasi yang jauh lebih bernilai dari investasi yang dikeluarkan untuk menggunakan jasa arsitek. Rumah atau Property yang bentuk dan tata ruangnya bagus pasti dihargai lebih mahal.

Pastikan Anda menggunakan jasa arsitek yang profesional, berbadan usaha/hukum, berpengalaman, serta memiliki hasil desain yang berkualitas. Jika Anda membutuhkan informasi mengenai desain rumah, atau property lainnya seperti perumahan, ruko, kos, guest house, villa, resort, apartement, hotel, restaurant, spa dll. Silakan hubungi kami di link ini: Konsultasi Arsitek