Ulasan Media di Koran Jakarta - Rumah Kotak Rumah Imajinasi

Ulasan Media di Koran Jakarta - Rumah Kotak Rumah Imajinasi

Pada awal tahun 2015, Emporio Architect--yang merupakan jasa arsitek yang melayani jasa desain rumah di Jakarta--berkesempatan hadir sebagai narasumber di Koran Jakarta. Kami dalam kesempatan ini mengangkat tema "Rumah Kotak, Rumah Imajinasi". Berikut ini cuplikannya yang dapat Anda baca selengkapnya di Koran Jakarta edisi Jumat, 20 Februari 2015.

 

Sesuai dengan penamaannya rumah kotak, bentuk bangunannya terlihat kotak layaknya kubus. Rumah yang kerap disebut sebagai rumah kubus memiliki bentuk bangunan presisi dari setiap sudutnya. Dibandingkan rumah tradisional, pemilik diberikan kebebasan berimaginasi dengan setiap desain rumah. Mereka tidak perlu khawatir melakukan “kesalahan” desain seperti halnya yang terjadi pada rumah tradisional.

“Rumah kotak itu lebih bebas, dia lebih gampang diatur,” terang Ida Bagus Gede Sasra Bhanutama, arsitek sekaligus pemilik Emporio Architect, sebuah konsultan arsitek berpusat di Bali yang ditemui di pusat perbelanjaan Kalibata, Jakarta, Selasa (17/2) sore. Kebebasan yang dimaksud adalah pemilik tidak terikat dengan pakem desain, seperti yang terjadi di rumah adat.

Rumah kotak tidak perlu memenuhi aturan pakem pembuatan rumah. Hanya yang biasa menjadi “rumusan” pembuatan rumah kotak, rumah memiliki garis horizontal dan vertikal yang tegas, pemisahan sudutnya terlihat nyata. Bangunan rumah lebih flat atau datar tanpa detail-detail estetika lainnya, seperti ukiran. Kemudian unsur pencahayaan gelap terangnya dilakukan dengan menggunakan cat atau penggunaan batu alam untuk warna gelap. Sedangkan unsur warna terangnya dapat menggunakan kaca. Kaca bening menjadi keunggulan ornament dalam pembuatan rumah kotak. Selain sebagai jendela maupun pintu, kaca menjadi pengganti dinding.

 

Baca Selengkapnya di: http://www.koran-jakarta.com/?28577-rumah-kotak-rumah-imajinasi